Tinjauan Hukum Penjualan Obat Penenang Tanpa Resep Dokter Secara Online
DOI:
https://doi.org/10.52429/wts2hx75Keywords:
sedative, legal protection, criminal liabilityAbstract
The development of health offerings that can be done online or online, easy health services, and the globalization of production and distribution in the pharmaceutical sector have led to an increase in global pharmacies online with a percentage of 200%. This is something of positive value if the drug sales business actors are people or entities that have received permits and have met the requirements set by the Law. The illegal distribution of hard drugs can be subject to Article 197 of Law Number 36 of 2009 concerning health with a maximum penalty of 15 years in prison and a fine of Rp 1.5 billion. And can be charged with drug abuse with Article 198 of Law No. 36 of 2009 which is written; Every person who does not have the expertise and authority to carry out pharmaceutical practice as referred to in Article 108 is sentenced to a maximum fine of Rp 100 million. According to articles 197 and 198 of Law Number 36 of 2009 concerning Health, perpetrators of the crime of selling sedatives online can be subject to a maximum prison sentence of 15 years and a maximum fine of Rp 1,500,000,000.00 (one billion five hundred million rupiah).
References
BUKU
Muladi & Dwidja Priyatno, Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, Kencana Prenadamedia Group, Jakarta
Roeslan Saleh, Perbuatan Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana dan pengertian dalam hukum pidana, Aksara Baru, Jakarta, 1983
Siswanto Sunarso, Penegakan Hukum Psikotropika dalam Kajian Sosiologi Hukum, Jakarta, Raja Grafindo Persada, 2005
Soerjono Soekanto, dan Sri Mamudji, Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat, PT. RajaGrafindo Persada, Jakarta, 2006
Umi Athijah, dkk, Buku Ajar Preskripsi: Obat dan Resep Jilid 1, Pusat Penerbitan dan Percetakan Unair, Surabaya, 2011
JURNAL
Indah Lestari, Penegakan Hukum Pidana Terhadap Pengguna Narkoba di Polda Jateng, Jurnal Hukum Khaira Ummah Vol 12 No 3, 2017
Rahmi Yuningsih, Perlindungan Kesehatan Masyarakat Terhadap Peredaran Obat dan Makanan Daring, Aspirasi : Jurnal Masalah Sosial Vol 12 No 1, 2021
WEBSITE
https://ekonomi.bisnis.com/read/20201215/9/1331064/wow-ri-jadi-negara-dengan-nilai-transaksi-digital-tertinggi-di-asean diakses pada tanggal 09-10-2022
https://mediaindonesia.com/megapolitan/291737/penangkapan-penjual-obat-depresi-ilegal-di-jakarta-utara diakses pada tanggal 10-10-2022
https://megapolitan.kompas.com/read/2020/05/10/14520341/polisi-selidiki-peredaran-obat-psikotropika-yang-dijual-bebas diakses pada tanggal 10-10-2022
https://nasional.kontan.co.id/news/indonesia-peringkat-ke-3-negara-dengan-konsumen-teroptimis-di-akhir-2018 diakses pada tanggal 09-10-2022
https://www.pom.go.id/new/view/more/pers/563/3-2-Miliar-Rupiah-Obat-Tradisional-dan-Pangan-Olahan-Ilegal-Ditemukan-di-Bekasi diakses pada tanggal 10-10-2022
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Alfian Luas Mahadma (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









